SETETES EMBUN PAGI

34. BELAJAR MENYAYANGI ORANG YANG MEMBENCIKU

Maret 31, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Ichsan

*

 

Kenapa kebenicianmu tak pernah padam

Kenapa kebencianmu kian mengakar

Kenapa kebencianmu kau pelihara

Kenapa kamu begitu setia pada kebencian

*

Kebencian kau tanamkan dalam hatiku secara tidak sadar

Butiran-butiran kebencian kau sentilkan

Tetesan tesan kebencian kau percikkan

Pecikan kebencianmu ibarat percikan api tukang las yang menebar ke mana-mana

*

Namun…………….

Tetapi……..

Agamaku melarang mengumbar dendam

Agamaku melarang membalas kebencian dengan kebencian

Ketika datang hari raya aku tetap berusaha tersenyum padamu

namun karena aku bukan malaikat

Sehingga senyumku terasa berat

Senyum yang diiringi dendam yang membuncah

Namun agamaku melarang mengeluarkan denadam yang membuncah itu

Terima kasih wahai Sang Maha Kasih

Sehingga aku sedikit demi sedikit mempelajari

dan menerapkan kasih Mu

Sehingga aku harus belajar giat

Untuk mengasihi orang yang kebenciannya tak pernah padam

*

Kenapa bisa terjadi

Inilah jawabannya

Karena aku bukan anaknya

Namun aku harus berada dalam asuhannya

Mirip film India “Asoka”

Yang dibintangi Sah Rukhan

 

Kategori: Poetry

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Tinggalkan sebuah Komentar