RSS

MENELADANI NABI MUHAMMAD SAW

13 Apr

MENELADANI NABI MUHAMMAD SAW

Oleh : Ichsanuddin

      ” Laqad kana fi rasulillah uswatun hasanatun liman kana yarju Allaha wa al-yauma al-akhir ”  QS. Al-Ahzab ayat 21

       Artinya “. Sesungguhnya  telah ada pada diri rasulullah iu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu)bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.  QS. Al-Ahzab ayat 21

       Ayat tersebut sudah jelas bahwa rasulullah adalah merupakan teladan bagi seluruh umat mansia, dalam seluruh aspek kehidupan, sejak dari berumah tangga hingga kehidupan berumah tangga dan politik.

  1. Rasulullah sangat mencintai keluarganya , sebagaimana belia bersabda ” bahwa sebaik-baik di antara kamu adalah yang paling baik terhadap keluarganya “. khairukum khairukum li ahlihi.

  2. Rasulullah sangat mencintai ilmu pengetahuan, thalabu al-ilmi faridhatun ala kulli muslimin wa muslimatin.  Konsekwensinya adalah bahwa orang Islam harus lebih pandai dan lebih profesional dalam menguasai sant maupun teknologi, hal seperti ini jelas mernjadi PR berat bagi para orang tua, sebab memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk membiayai anak agar menguasai teknologi. Bagi seorang anak harusa tahu diri, jangan terlalu banyak hura-hura kalau perlu harus banyak berprihatin karena orang tua  sudah bersusah payah mencari rizki untuk biaya hidup serta biaya pendidikan yang tidak murah.

  3. Rasulullah sangat menyayangi umatnya, hal ini terbutkti dengan wasiayt beliau yaitu “ ummaty ummaty ummaty “. Bahwa rasulullah sangat menginginkan keselamatan dan kesejaheraan umatnya agar bisa sejahtera di dunia dan sejahtera di akhirat.

  4.  Rasulullah sangat memperhatikan anak yatim “ana ma’a kafil al-yatim fi al-jannah “.  “Aku akan menyertai orang yang menanggung anak yatim di sorga. Kalau kita renungkan beberapa ayat Al-Qur’an surta Al-Fajr, bahwa kelompok perama ayat-ayat dalam surat al-Fajr tersebut menjelaskan tentang bagaimana keunggulan dan kejayaan bnagsa Iram, Bangsa Ad, Bangsa Tsamud. Namun pada akhirnya bangsa-bangsa yang jaya tersebut di binasakan oleh Allah SWT. Kemudian pada bagian akhir ayat-ayat pada surat al-Fajr tersebut mengungkap tentang anak-anak yatim serta orang-orang miskin. Barangkali kita bisa mengambil sebuah amsal atau analogi dari Al-Qur’an surat Al-Fajr tersebut, yaitu bahwa bangsa Indonesia memiliki banyak kalangan masyarakat konglomerat atau menengah keatas, bahkan ada orang yang mendapat rangking termasuk orang terkaya didunia, namun ada pula yang sangat miskin sekali.

      

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada April 13, 2007 in Uncategorized

 

2 responses to “MENELADANI NABI MUHAMMAD SAW

  1. laily

    Oktober 17, 2009 at 4:43 am

    memang Nabi Muhammad adalah sebaik-baik suri tauladan bagi umat Islam di seluruh dunia tapi kenyataanya sulit sekali kita menemukan pemimpin yang mau meneladani sifat beliau dalam menyayangi umatnya(rakyat/ bawahanya)

     
  2. ichsan231

    Oktober 19, 2009 at 1:52 am

    Laily, semua program Allah swt. itu untuk kesejahteraan hamba Nya. Semua terlihat sulit pada awalnya, namun setelah latihan terus menerus semua akan terbiasa.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: