RSS

SAAT SAAT TERINDAH

23 Mei

SAAT SAAT TERINDAH

Ichsan

Saat terindah

Saat yang sangat menyenangkan

Saat yang sangat menenteramkan

Saat yang merasa diri sangat aman

Saat yang penuh ketulusan

 

Saat terindah

Kala itu matahari baru terbit separuh

Semburat merah muda tumpah di ufuk timur

Awan tipis hadir bagai bermacam lukisan

Aku panggil Ayahku

Aku Panggil Ibuku

Aku bilang ada awan merah yang mirip burung

Bapak dan ibu mengiyakan sambil tersenyum lebar

Betapa senang hatiku

Tapi kedua orang itu sekarang sudah berbahagia

Berada di sisi Allah

 *

Saat terindah

Ketika aku menatap senyum dan cibiran buah hatiku

Yang masih berusia 3 tahun

Selalu bertanya tentang apa saja

Selalu bertanya tentang gambar apa

Selalu bertanya tentang mau apa

Selalu bertanya tentang habis apa

Ternyata pertanyaan itu bukan karena belum tahu

Akan tetapi sebuah ungkapan perhatian kepada bapaknya

Aku tahu karena aku yang balik bertanya

Gambar apa ini?

Dia langsung menjawab dengan benar semua pertanyaan

Dan dia bahagia sekali

Ketika aku mengatakan

Lo kok sudah tahu

 *

Kalau aku suka diperhatikan oleh kedua orang tuaku

Yang sekarang sudah tenang di sisiNya

Berarti anak-anakku juga senang apabila

Aku selalu memberi perhatian

kepada mereka

*

Ya Rabbi

Tunjukkan aku, keluargaku, dan anak-anakku

Ke jalan yang benar

Jalan yang Engkau ridlaoi

Amien

 

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 23, 2007 in Poetry

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: